1. Definisi sistem
Sistem berasal dari bahasa Latin (systēma) dan bahasa Yunani (sustēma) adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Istilah ini sering dipergunakan untuk menggambarkan suatu set entitas yang berinteraksi, di mana suatu model matematika seringkali bisa dibuat.
2. Karakteristik sistem
Karakteristik Sistem Informasi
Suatu sistem bisa dikatakan sebagai sebuah sistem informasi apabila memnuhi karakteristik utama dari sebuah sistem informasi. Karakteristik utama ini menunjukkan bahwa sebuah sistem memang benar-benar sebuah sistem yang dapat memberikan arus informasi dari host menuj usernya. Berikut ini adalah beberapa karakteristik yang dimiliki oleh sistem informasi:
1. Memiliki Komponen
Karakteristik pertama dari sebuah sistem informasi adalah memilki komponen. Komponen ini merupakan bagian dari sebuah sistem interaksi, dimana keseluruhan komponen tersebut saling berinteraksi satu sama lain. Setiap komponen atau yang bisa juga disebut sebagai subsistem di dalam sebuah sistem informasi memiliki sifat untuk menjalankan fungsi-fungsi tertentu di dalam sebuah sistem informasi. Jadi, apabila subsitem atau komponen dari sistem informasi ini tidak dapat bekerja optimal, maka keseluruhan sistem informasi yang diimplementasikan tidak akan dapat berjalan secara optimal.
2. Memiliki Batasan atau Boundary
Karakteristik dari sebuah sistem informasi berikutnya adalah sebuah sistem informasi haruslah memiliki sebuah batasan sistem atau yang dikenal dengan istilah boundary. Batasan ini merupakan pembatas dari sebuah sistem informasi dengan sistem informasi lainnya, yang membuat sistem informasi tersebut menjadi satu buah kesatuan sistem informasi yang utuh, dan menunjukkan ruang lingkup yang dimilki oleh sistem informasi tersebut.
Jadi, dengan adanya boundary ini, seuah sistem informasi tidak akan bekerja saling tumpang tindih satu sama lainnya, dan dapat berfungsi sesuai dengan tugas dan juga perannya amsing-masing.
3. Memiliki Lingkungan Luar dari Sistem atau Environment
Karakteristik dari sistem informasi berikutnya adalah memilki lingkungan luar dari sebuah siste, atau yang disebut dengan environment. Environment merupakan keseluruhan sistem dan juga lingkungan yang berad di luar batasan atau boundary dari sebuah sistem informasi. Sebuah sistem akan disebut sebagai sistem informasi, apabila sistem tesebut memilki batasan atau boundary, dan juga memiliki lingkungan luar yang berbatasan langsung dengan sistem informasi tersebut.
4. Memiliki Interface
Interface atau antar muka merupakan karakteristik berikutnya yang harus dimilki oleh sebuah sistem informasi. Ya, suatu sistem akan dianggap sebagai sebuah sistem informasi yang dapat dioperasikan dengan baik dan juga optimal apabila sistem informasi tersebut memilki interface atau antar muka. Interface atau antarmuka ini merupakan media yang digunakan untuk dapat menghubungkan sebuah komponen atau subsistem yang terdapat pada sebuah sistem informasi.
Hal ini mengacu pada karakteristik pertama pada sebuah sistem informasi, dimana sistem informasi memilki beberapa komponen dan juga subsistem yang menjadi dasar terbentuknya suatu keseluruhan sistem. Keseluruhan komponen dan juga subsitem tersebut di hubungkan dengan apa yang disebut denan interface.
Berarti, sudah jelas terlihat, apabila suatu sistem informasi tidak memiliki interface, maka sistem tersebut tidaka akan dapat berjalan dengan optimal.
5. Memiliki Input atau Masukan Sistem
Karakteristik berikutnya dari sebuah sistem informasi adalah sistem input atau masukan. Input system atau sistem masukan ini meruapakan jenis energy yang digunakan untuk dimasukkan ke dalam suatu sistem. Masukan atau input ini terdiri dari dua jenis, yaitu:
Maintenance input merupakan input yang berhubungan dengan perawatan suatu sistem, dimana merupakan sebuah energy yang dimasukkan ke dalam sistem informasi, agar sistem informasi tersebut bisa berjalan dengan baik dan optimal.
6. Memiliki Output atau Keluaran dari Sebuah Sistem
Output atau keluaran merupakan karakteristik dari sistem informasi yang berikutnya. Output merupakan keluaran energy atau hasil yang diteruskan oleh input. Hasil atau output ini bisa berupa tampilnya data dan juga informasi yang muncul pada display user, yang berisi informasi. Dengan adanya output ini , maka setiap user yang menggunakan sistem informasi dapat mengakses dan juga memanfaatkan layanan informasi yang ditujukkan kepada dirinya, sehingga membuat sistem informasi dapat bekerja dengan optimal dan bermanfaat.
7. Memiliki Pengolah dan Pemrosesan Sistem
Karakteristik berikutnya yang harus dimilki oleh sistem informasi adalah sebuah pengolah data atau pemrosesan sistem. Pengolah data atau pemrosesan sistem ini merupakan komponen atau bagian di dalam sebuah sistem informasi yang memilki tugas utama untuk memproses input dari sebuah sistem informasi menadi keluaran atau output dari sebuah sistem informasi.
Singkatnya, processing system ini membantu proses pengolahan data secara keseluruhan yang ada did alam sebuah sistem informasi, lalu mentransmisikan hasil dari pengolahan data tersebut menuju output yang dikeluarkan oleh sistem dan dapat diakses oleh user.
8. Memiliki Sasaran dari Sistem
Karakteristik terakhir merupakan karakteristik yang mungkin paling penting dari sebuah sistem informasi. Karakteristik tersebut adalah sasaran dari sistem. Ya, sasaran dari sistem merupakan analisis berupa siapa saja yang akan menggunakan sistem informasi ini. Tanpa adanya sasaran dari pembuatan sistem, maka sudah pasti sebuah sistem informasi tidak akan bisa bermanfaat dan juga berguna.
Misalnya adalah, sebuah sistem informasi diimplementasikan untuk para auditor dan juga akuntan. Maka jenis dari sistem informasi yang akan diimplementasikan dan juga dikembangkan adalah jenis dari sistem informasi akuntasi, yang berisi data – data keuangan suatu eprusahaan dan juga organisasi.
3. Masalah sistem
Masalah adalah suatu keadaan atau kondisi yang menjadi pemisah antara keadaan atau kondisi yang diinginkan dan keadaan atau kondisi kenyataan terjadi.
Masalah menurut struktur dibagi menjadi :
• 1. Masalah terprogram;
adalah masalah yang dapat kita ketahui atau kita perkiraan proses terjadinya dan sebaliknya
• 2. Masalah tidak terprogram;
adalah masalah yang tidak dapat diketahui atau di perkirakan proses terjadinya
4. Tujuan sistem
a. Menyediakan suatu informasi untuk pengambilan suatu keputusan.
b. Menyediakan suatu informasi yang dipergunakan didalam suatu perencanaan, pengendalian, pengevaluasian dan juga perbaikan berkelanjutan.
c. Menyediakan suatu informasi yang dipergunakan di dalam suatu perhitungan harga pokok produk, jasa dan tujuan lainnya yang diinginkan oleh manajemen.
Dari Ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dana pengguna lainnya, perlu memiliki akses menuju informasi akuntansi manajemen dan juga mengetahui bagaimana cara untuk dapat menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen tersebut bisa membantu mereka dalam mengidentifikasi suatu masalah, menyelesaikan suatu masalah dan mengevaluasi kinerja yang telah dilakukan.
5. Klasifikasi sistem
• 1. Sistem abstrak dan sistem phisik
a.Sistem abstrak (abstrak system): sistem yang tidak tampak.
b.Sistem phisik(physical system) : sistem yang ada secara phisik
• 2. Sistem alamiah dan sistem buatan manusia
a.Sistem alamiah (natural system): sistem yang terjadi melalui proses alam
b. Sistem buatan manusia(human made system):sistem yang dirancang oleh manusia.
• 3. Sistem tertentu dan sistem tak tentu
a. Sistem tertentu (deterministic system):sistem yang kondisi masa depanya dapat di prediksi
b.Sistem tak tentu (probabilistic system):sistem yang kondisi masa depannya tidak dapat di predisi.
• 4. Sistem tertutup dan sistem terbuka
a. Sistem tertutup(closed system):sistem yang tidak berhubungan dan tidak terpengaruh dengan lingkungan luar
b. Sistem terbuka(open sysytem):sistem yang berhubungan dan terpengaruh dengan lingkungan luar
6. Solusi sistem
• 1. Teknik optimisasi
mengaggap sistem pembuatan keputusa adalah dimana semua alternatif dan hasil-hasil diketahui
• 2. matriks hasil
terdiri dari baris-baris untuk alternative atau strategi kondisi yang mempengaruhi hasil strategi.
• 3. pohon keputusan
merupakan metode yang berguna untuk menyajikan analisis.
Perkenalan awal
Senin, 23 April 2018
Selasa, 20 Maret 2018
Mahasiswa yang teladan
Hallo!
Nama saya andre prasetyo,biasa di panggil andre,pras,atau tyo,
Saya anak ke 2 dari 3 bersaudara.
Pendidikan terakhir saya adalah SMK BINA PRESTASI,di daerah bekasi timur,
Saya mengambil jurusan teknik permesinan disana.
Sekarang saya melanjutkan jenjang pendidikan saya dengan berkuliah di fakultas teknik UHAMKA,dan disini saya mencoba membanting stir dengan pindah jurusan menjadi teknik informatika,dan semoga saya bisa beradaptasi kedepannya.
Terimakasih
Nama saya andre prasetyo,biasa di panggil andre,pras,atau tyo,
Saya anak ke 2 dari 3 bersaudara.
Pendidikan terakhir saya adalah SMK BINA PRESTASI,di daerah bekasi timur,
Saya mengambil jurusan teknik permesinan disana.
Sekarang saya melanjutkan jenjang pendidikan saya dengan berkuliah di fakultas teknik UHAMKA,dan disini saya mencoba membanting stir dengan pindah jurusan menjadi teknik informatika,dan semoga saya bisa beradaptasi kedepannya.
Terimakasih
Langganan:
Postingan (Atom)